
Bengkulu, 3 November 2025 — Suasana Aula Hasan Dien Kampus IV Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) pagi itu terasa berbeda. Ratusan mahasiswa memenuhi ruangan untuk mengikuti Kuliah Umum bertemakan “Anti Korupsi: Transformasi Penegak Hukum Menuju Integritas Publik”, bersama narasumber utama Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bengkulu, Bapak Dicky Sondani, S.I.K., M.H.
Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu ini menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan akademik dan penegakan hukum.
Dalam paparannya, Wakapolda Dicky Sondani menegaskan pentingnya membangun budaya anti korupsi sejak dini.
“Korupsi bukan hanya soal uang, tetapi soal moral dan mental. Jika sejak mahasiswa sudah menanamkan integritas, maka Indonesia akan punya masa depan penegak hukum yang bersih dan berani menegakkan kebenaran,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah peserta.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa transformasi penegak hukum menuju integritas publik tidak hanya bergantung pada institusi, tetapi juga pada individu yang berani berkata jujur dan menolak segala bentuk penyimpangan.
Dekan Fakultas Hukum UMB, Dr. Rangga Jayanuarti, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesediaan Wakapolda Bengkulu berbagi pengalaman dan wawasan.
“Kuliah umum ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Hukum UMB untuk membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berintegritas tinggi,” ungkapnya.
Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Sesi tanya jawab pun dipenuhi berbagai pertanyaan kritis mengenai praktik pencegahan korupsi, transparansi penegakan hukum, hingga peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menumbuhkan budaya anti korupsi.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama antara Wakapolda Bengkulu, jajaran pimpinan fakultas, serta seluruh peserta kuliah umum.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat “Anti Korupsi” tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menjadi nilai yang hidup dalam diri setiap mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu — menuju transformasi penegak hukum yang berintegritas, profesional, dan berkeadilan.



Leave a Reply